BPJS ketenagakerjaan
Selasa, 14 April 2026 10:05 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SOLO (Soloaja.co) – Balai POM di Surakarta resmi memulai langkah strategis untuk memperkuat keamanan pangan di Kota Surakarta melalui Forum Advokasi Program Keterpaduan Keamanan Pangan.
Kegiatan yang menjadi bagian dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas SAPA) ini digelar di Gedung Praja Wangi Balai Kota Surakarta pada Selasa (14/04/2026).
Kepala Balai POM di Surakarta, Muhammad Fajar Arifin, mengajak berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan lintas sektor terkait untuk berkomitmen penuh dalam mengintegrasikan program keamanan pangan ke dalam agenda masing-masing. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem pangan yang sehat dan aman secara berkelanjutan di wilayah Surakarta.
Acara tersebut dibuka langsung oleh Walikota Surakarta, Respati. Dalam sambutannya, Respati menekankan pentingnya menjadikan keamanan pangan sebagai bagian dari budaya masyarakat. Beliau berharap program ini tidak hanya berhenti di lokasi percontohan, tetapi juga dapat direplikasi secara luas ke seluruh wilayah di Surakarta.
"Sebagai kota budaya, kita ingin mendorong keamanan pangan juga menjadi budaya di tengah masyarakat. Hal ini perlu ditanamkan sejak dini agar menjadi perilaku yang menetap," ujar Respati.
Program keterpaduan tahun ini akan menyasar beberapa lokasi spesifik sebagai proyek percontohan, antara lain Kelurahan Jagalan sebagai Desa Pangan Aman, Pasar Jongke sebagai Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, serta tiga sekolah yaitu SMP Negeri 1 Surakarta, SMK Negeri 6 Surakarta, dan MAN 1 Surakarta.
Momen ini juga menjadi sangat istimewa karena Balai POM menyerahkan penghargaan kepada Pemerintah Kota Surakarta atas keberhasilannya meraih peringkat dua dalam program Kabupaten/Kota Pangan Aman Nasional Tahun 2025.
Melalui forum advokasi ini, telah dihasilkan kesepakatan bersama antar instansi untuk menjalankan program secara terintegrasi. Upaya kolektif ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan publik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penyediaan produk pangan yang memenuhi standar keamanan.
Bagikan