Beri Harapan Anak Penyakit Kronis, Ini Kemeriahan Semarak Champions Festival

Minggu, 02 Agustus 2026 13:53 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001965613.jpg
Champions Festival di Bale Kambang Solo (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Memperingati Hari Anak Nasional 2026, Yayasan Tunas Sehat Indonesia (YTSI) berkolaborasi dengan LKP Suluh Kasih Bangsa dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Jawa Tengah Perwakilan Surakarta menggelar CHAMPIONS FESTIVAL (Chronic Illness Awareness for Pediatric and Neonatal Support Festival) di Bale Apung, Taman Balekambang, Solo, Minggu (2/8/2026).

Mengusung semangat "Every Child is a Champion", festival edukasi dan kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap anak dengan penyakit kronis, anak dengan kebutuhan medis jangka panjang, serta bayi yang memerlukan dukungan neonatal. 

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Panitia Dr. dr. Muhammad Riza, Sp.A., Subsp.HO(K)., M.Kes, Wakil Ketua IDAI Cabang Jawa Tengah Dr. dr. Hari Wahyu Nugroho, Sp.A., Subsp.TKPS(K)., M.Kes, serta Wakil Walikota Surakarta Astrid Widayani.

"Melalui kegiatan ini, penyelenggara mengajak masyarakat memahami bahwa setiap anak berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal, dukungan keluarga, lingkungan inklusif, serta kesempatan tumbuh dan berkembang secara maksimal." Ungkap Ketua Panitia Dr. dr. Muhammad Riza. 

Peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum penting untuk mengingatkan bahwa pemenuhan hak anak mencakup kesehatan fisik, mental, emosional, dan kualitas hidup secara menyeluruh. 

Di balik keceriaan masa kanak-kanak, masih banyak anak yang berjuang menghadapi penyakit kronis seperti kanker, kelainan darah, penyakit jantung bawaan, penyakit ginjal, diabetes melitus, hingga gangguan neurologis. 

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani mengatakan setiap anak merupakan amanah sekaligus harapan masa depan bangsa yang berhak memperoleh kesempatan untuk tumbuh, berkembang, bermain, belajar, dan meraih cita-citanya, tanpa terkecuali anak-anak yang sedang berjuang melawan penyakit kronis maupun bayi yang memerlukan perawatan khusus sejak awal kehidupannya.

“Di balik setiap proses pengobatan yang panjang terdapat keteguhan hati seorang anak, kesabaran orang tua, dedikasi tenaga kesehatan, serta dukungan keluarga dan komunitas yang menjadi sumber kekuatan. Karena itu, kepedulian terhadap kesehatan anak tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” kata Astrid.

Astrid mengatakan CHAMPIONS Fest membuktikan bahwa edukasi kesehatan dapat dikemas secara menarik, inklusif, dan menyenangkan. Menurutnya, festival ini tidak hanya memberikan informasi kesehatan kepada masyarakat, tetapi juga menghadirkan ruang apresiasi dan dukungan bagi anak-anak yang tengah berjuang melawan penyakit kronis.

Acara kemudian diwarnai penampilan inspiratif dari 10 komunitas pendamping anak dengan penyakit kronis, yaitu POTADS, Komunitas Little Lupus Warrior, Komunitas Pejuang Cipto, Yayasan KKJB, Komunitas WARRIOR HATI, Childhood Cancer Care (3C), HMHI, POPTI Cabang Solo, IKADAR, dan Komunitas PRIMIE.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi kesehatan, festival ini menghadirkan sesi talkshow edukatif. dr. Adip Hermawan, M.Sc., Sp.A membawakan materi "Merawat Lebih dari Penyakit: Membangun Layanan Terintegrasi bagi Anak dengan Penyakit Kronis di Rumah Sakit Daerah". 

Kemudian Dr. dr. Hari Wahyu Nugroho mengulas "Tumbuh Optimal, Terlindungi Maksimal: Tumbuh Kembang & Imunisasi pada Anak dengan Penyakit Kronis". Sementara Dr. dr. Adniana Nareswari, Sp.DVE memberikan edukasi melalui materi "Sayangi Kulit Anda: Kenali Tanda-Tanda Tumor Kulit".

Selain talkshow, pengunjung yang terdiri dari anak-anak dan orang tua dapat memanfaatkan layanan skrining kesehatan serta konsultasi gratis bersama dokter spesialis anak dan spesialis dermatologi.

Salah satu momen penting dalam perhelatan ini adalah peluncuran Komunitas PRIMIE (Premature Infant Community), sebuah wadah bagi anak-anak yang lahir prematur beserta orang tua dan keluarganya. Kehadiran PRIMIE diharapkan menjadi ruang berbagi pengalaman, edukasi, serta dukungan psikososial, sekaligus menjembatani kolaborasi antara keluarga, tenaga kesehatan, dan masyarakat.

Melalui CHAMPIONS FESTIVAL, penyelenggara berharap dapat memperkuat sinergi berbagai pihak dalam menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi anak-anak dengan penyakit kronis maupun bayi prematur, demi memastikan setiap anak memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.