PT Telkom Indonesia
Rabu, 26 Agustus 2026 19:43 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

BALI (Soloaja.co) — Melanjutkan sukses penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, Telin selaku anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang berfokus pada bisnis internasional, kembali menggelar Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026. Perhelatan yang memasuki tahun ke-11 ini berlangsung di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali, pada 24–28 Agustus 2026.
Mengusung tema Uniting Ecosystem to Drive Connected Progress, BATIC 2026 menghadirkan lebih dari 2.700 delegasi dari 760 perusahaan yang berasal dari 67 negara. Forum strategis ini mempertemukan para pelaku industri digital, operator telekomunikasi, hyperscaler, hingga investor global untuk membahas perkembangan kecerdasan buatan (AI), cloud, serta infrastruktur konektivitas bawah laut.
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam merespons cepatnya adopsi AI di kawasan Asia Pasifik. Menurutnya, posisi Indonesia sangat strategis sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi digital regional.
“Di tengah pesatnya investasi AI dan digital di kawasan Asia Pasifik, Indonesia memiliki potensi yang luar biasa. BATIC 2026 hadir sebagai panggung kolaborasi untuk bersama-sama membangun ekosistem tersebut dan menciptakan nilai yang lebih besar bagi dunia,” ujar Dian dalam konferensi pers, Selasa (25/8/2026).
Direktur Wholesale & International Service Telkom, Budi Satria Dharma Purba, menyoroti pentingnya keandalan infrastruktur kabel laut untuk menopang lonjakan lalu lintas data akibat pesatnya adopsi AI dan ekspansi pusat data (data center).
"Melalui penguatan kabel laut dan cakupan konektivitas lintas batas, TelkomGroup berkomitmen membangun fondasi digital masa depan. Telin saat ini semakin kuat sebagai salah satu pemain infrastruktur digital di tingkat regional dan global," ungkap Budi.
Ia menambahkan, keterlibatan Telin dalam ajang ini juga menegaskan fokus TelkomGroup untuk memperkuat penetrasi di segmen bisnis Business-to-Business (B2B) pasar internasional.
Salah satu terobosan baru pada gelaran tahun ini adalah hadirnya ignitePRO, sebuah konfrensi eksekutif yang secara khusus membedah transformasi korporasi di era Autonomous AI serta sistem keamanan digital terpercaya.
Chief Executive Officer Telin, Abdul Rahman Ansyori, optimistis hadirnya ruang diskusi baru ini mampu memberikan dampak konkret bagi akselerasi transformasi digital.
"Tahun ini, lewat hadirnya ignitePRO, kami ingin memfasilitasi kebutuhan enterprise akan adopsi Autonomous AI dan sistem digital terpercaya (trust & security). Kami optimistis BATIC 2026 dapat memfasilitasi terbentuknya kesepakatan dan kemitraan nyata," kata Ansyori.
Antusiasme peserta pada perhelatan tahun ini tercermin dari terciptanya lebih dari 4.200 agenda pertemuan bisnis (business meeting). Melalui pencapaian tersebut, TelkomGroup semakin memperkokoh posisi Indonesia sebagai hub digital yang menghubungkan ekosistem telekomunikasi di kawasan Asia Pasifik dan global.
Bagikan