Bakar Semangat Atlet! KONI Solo Luncurkan Mars - Jingle Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 21:32 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001335143.jpg
Launching mars dan jingle KONI Surakarta (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surakarta resmi menambah identitas kebanggaan organisasi dengan meluncurkan Mars dan Jingle KONI Surakarta pada Jumat (6/2). Peluncuran ini menjadi simbol penyatuan semangat antara dunia olahraga dan seni budaya di Kota Bengawan.

Kehadiran lagu resmi ini diharapkan menjadi amunisi semangat baru bagi para atlet dan pelatih dalam misi merebut kembali kejayaan prestasi di ajang Porprov 2026 mendatang.

Sinergi Olahraga dan Seniman Lokal

Ketua Umum KONI Surakarta, Her Suprabu, mengapresiasi kontribusi luar biasa dari seniman lokal, duo Wening dan Jepank (WJ), yang telah menciptakan karya ini.

“Beliau berdua berinisiatif menyumbangkan mars dan jingle. Tentu kami sambut dengan sangat baik. Ini adalah kontribusi nyata seniman untuk dunia olahraga di Surakarta,” ujar Her Suprabu dalam acara peluncuran tersebut.

Misi Besar Juara Dua Porprov 2026

Peluncuran identitas baru ini bukan sekadar seremoni. Her menegaskan bahwa setiap bait lagu bertujuan memotivasi seluruh elemen organisasi untuk mencapai target realistis di Porprov 2026.

“Kita ingin membangun kembali kejayaan Kota Surakarta. Target kita juara dua di Porprov 2026. Mudah-mudahan dengan semangat baru ini, prestasi bisa meningkat,” tegasnya.

Selain meluncurkan lagu, Her juga terus memperkuat konsolidasi dengan rutin mengunjungi tempat latihan para atlet. “Saya berkomitmen mengunjungi seluruh 63 cabor. Sejauh ini sudah 12 cabor saya datangi untuk melihat langsung kondisi tempat latihan dan memotivasi atlet,” imbuhnya.

Simbol Jati Diri Kota Solo

Mewakili Wali Kota Solo, Kepala Dispora Kota Surakarta, Rini Kusumandari, menilai Mars dan Jingle ini memiliki makna filosofis yang mendalam bagi perjuangan para atlet di lapangan.

“Setiap bait adalah pengingat bahwa di balik atlet yang bertanding, ada kota yang mendukung dan sejarah prestasi yang harus dijaga. Inilah wajah Solo yang sesungguhnya, kota yang mampu menyatukan olahraga dan seni budaya dalam satu napas,” puji Rini.

Terinspirasi dari Cinta Kota Solo

Sementara itu, duo pencipta lagu, Wening dan Jepank (WJ), mengaku proses kreatif penciptaan Mars ini dilandasi oleh kecintaan mendalam terhadap city branding Solo.

“Inspirasinya jelas dari kecintaan kami terhadap Kota Solo. Kami bukan hanya musisi, tetapi juga aktivis yang ingin memperkuat identitas kota melalui lagu-lagu,” pungkas mereka.