klenteng
Jumat, 17 Juli 2026 21:57 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

TUBAN (Soloaja.co) — Kemelut berkepanjangan yang sempat menyelimuti internal Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio Tuban akhirnya menemui titik terang. Sejumlah kubu yang sebelumnya berseteru kini sepakat untuk menyudahi konflik, berdamai, dan kembali bergandengan tangan demi membangun kebersamaan di kelenteng terbesar se-Asia Tenggara tersebut.
Kesepakatan damai ini dicapai dalam pertemuan hangat yang digelar langsung di Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban pada Kamis (16/7) malam. Forum krusial ini dihadiri oleh tokoh-tokoh utama yang selama ini berada di kubu berbeda, antara lain Alim Sugiantoro, Go Tjong Ping, Sekjen PTITD Agung, Gunawan Putra Wirawan, Tio Eng Bo, dan Tan Ay Kok, serta disaksikan oleh sekitar 60 umat yang hadir.
Komitmen Toleransi dan Persatuan Nasional
Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak sepakat untuk menciptakan suasana yang damai dan sejuk, tidak hanya bagi internal umat di Tuban, melainkan juga sebagai percontohan kerukunan beragama secara nasional. Mereka berkomitmen untuk melebur dalam satu keluarga besar TITD Kwan Sing Bio demi mendukung kemajuan Kabupaten Tuban melalui semangat toleransi.
Dengan tercapainya perdamaian ini, kesakralan TITD Kwan Sing Bio diharapkan dapat kembali terjaga sepenuhnya. Momentum persatuan ini juga secara otomatis menyudahi dualisme kepanitiaan yang sempat terjadi sebelumnya. Kini, pengelolaan agenda kelenteng sepenuhnya dipercayakan kepada pihak pengelola resmi secara solid.
Cairnya hubungan antar-tokoh ini terpancar kuat saat Alim Sugiantoro dan Go Tjong Ping melakukan salam komando bersama. Simbol militer tersebut menjadi penanda tegas bahwa ego kelompok telah runtuh dan digantikan oleh komitmen persaudaraan.
Menyambut HUT Kongco dengan Kirab Budaya
Kekompakan baru ini akan langsung dibuktikan dalam perayaan HUT Yang Mulia Kongco Kwan Sing Tee Koen ke-1.866 yang puncak peringatannya jatuh pada 5 Agustus mendatang.
Saat dikonfirmasi via telepon, Alim Sugiantoro berpesan agar seluruh umat menjaga kelenteng ini dengan sebaik-baiknya. Ia juga menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas bersatunya kembali para tokoh.
“Sejak dahulu, umat Tri Dharma dari luar daerah hingga luar negeri mengagumi kesakralan kelenteng ini karena kepercayaan mereka. Terima kasih kepada Tuhan melalui Kongco Kwan Sing Tee Koen yang telah mempersatukan kita semua,” ujar Alim.
Alim menambahkan, jika direstui oleh Kongco melalui prosesi adat serta mendapatkan izin resmi dari pihak kepolisian, pihak kelenteng berencana menggelar kirab budaya untuk memeriahkan perayaan tersebut. Hal senada ditegaskan oleh Go Tjong Ping melalui pesan singkat, "Iya, sudah berdamai," tulisnya singkat, memastikan seluruh pihak siap beraktivitas keagamaan bersama lagi.
Selain prosesi sembahyang yang khidmat, perayaan tahun ini dipastikan akan berlangsung meriah. Sejumlah penyanyi papan atas seperti Claudya Jiang, Tommy Hong, Vera Tjoeng, Erick Chen, dan Huang Mei Ling dijadwalkan tampil, disusul pertunjukan seni memukau dari Grup Tari TITD Hoo Tong Bio Banyuwangi.
Melalui momentum ini, seluruh umat berharap peringatan HUT Dewa Kongco tahun ini dapat berjalan aman, khidmat, dan menjadi tonggak sejarah baru dalam mempererat persaudaraan umat Tri Dharma di Indonesia.
Bagikan
TITD Kwan Sing Bio Tuban
setahun yang lalu