media sosial
Rabu, 07 Januari 2026 10:19 WIB
Penulis:Redaksi Daerah
Editor:Redaksi Daerah

JAKARTA — Saat ini untuk mengakses suatu layanan termasuk layanan yang gratis atau berbayar, kita diminta untuk membuat akun online terlebih dahulu.
Mungkin, memiliki banyak akun memang lebih nyaman, tapi hal ini tidak berlaku untuk kata sandinya. Semakin banyak akun dan login yang Anda lakukan, semakin besar risiko keamanan yang ditimbulkan.
Dilansir dari Reader’s Digest, menurut Wes Gyure, Direktur Eksekutif IBM Security, banyak orang menganggap akun lama yang terlupakan tidak berbahaya, padahal sebenarnya itu adalah celah keamanan besar.
BACA JUGA: Cara Mengembalikan Akun WhatsApp Anda yang Telah Diretas, Mudah dan Cepat!
Oleh karena itu, jika Anda ingin data pribadi tetap aman dari peretas, maka penting untuk menghapus akun-akun online lama Anda.
Setiap akun adalah target potensial bagi hacker yang ingin mencuri informasi sensitif, seperti nomor kartu kredit atau rekening bank.
Bahkan, meski akun yang Anda miliki tidak menyimpan data penting, tetap berisiko karena banyak orang cenderung menggunakan password yang sama di beberapa akun sekaligus. Jika satu akun saja sudah bocor, akun lain termasuk rekening bank bisa ikut terbobol.
Dilansir dari Reader’s Digest, laporan IBM Cost of a Data Breach menyebutkan bahwa kredensial login yang bocor adalah cara utama penjahat siber mengakses data pribadi korban.
Setiap akun lama atau terbengkalai menjadi pintu masuk potensial untuk pencurian data.
Tak hanya individu, perusahaan juga sering jadi korban. Jika peretas berhasil menembus sistem perusahaan dan mendapatkan data login Anda, semua akun Anda bisa ikut terancam.
Intinya, meski Anda sudah berhati-hati, kebocoran data di perusahaan lain tetap bisa membahayakan Anda.
Akun-akun tersebut bisa jadi akun email, media sosial, akun dan email sekolah, situs layanan kesehatan, situs tiket konser, situs pemesanan tiket kereta, bus, dan pesawat, dan masih banyak lagi.
BACA JUGA: Hati-hati! Ini 5 Modus yang Sering Digunakan Penipu di Internet
Jika sudah tidak digunakan, segera hapus Anda. Tidak ada aturan waktu pasti, tapi sebaiknya lakukan pengecekan minimal setahun sekali, berikut caranya.
Itu tadi bahaya menyimpan akun-akun online lama Anda serta cara menghapus dan menemukannya. Meski begitu, sebaiknya Anda jangan hanya menghapus aplikasi dari ponsel. Tindakan ini hanya menghapus aplikasinya, bukan akunnya. Data Anda masih tersimpan di server layanan tersebut.
BACA JUGA: 5 Kebiasaan Buruk yang Buat Anda Jadi Sasaran Empuk Hacker
Untuk benar-benar aman, Anda harus menghapus akun secara resmi, atau akun tersebut akan tetap ada selamanya. Hal yang sama juga berlaku saat menghapus aplikasi lain.
Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh pada 07 Jan 2026
Bagikan