Haul
Jumat, 02 Oktober 2026 10:43 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SOLO (Soloaja.co) — Kota Surakarta kembali menjadi pusat perhatian ratusan ribu umat Islam. Menjelang puncak Haul Habib Ali Solo ke-115 pada Sabtu (3/10/2026) di Masjid Riyadh, Pasar Kliwon, gelombang kedatangan jamaah dari berbagai pelosok daerah mulai memadati Kota Bengawan.
Dari Kabupaten Pasuruan saja, dilaporkan sebanyak 10.000 jamaah bergerak menuju Solo secara bertahap.
Menanggapi potensi lonjakan tersebut, Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto meninjau langsung kesiapan kawasan Alun-Alun Utara Karaton Surakarta Hadiningrat, Jumat (2/10/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Respati didampingi perwakilan Karaton Surakarta KPH Eddy Wirabhumi, cucu Pakubuwono XII Braj. Lung Ayu, jajaran jajaran Camat dan Kapolsek Pasar Kliwon, serta Dinas Perhubungan Kota Surakarta.
Respati menegaskan bahwa jajaran Pemerintah Kota Surakarta memfokuskan perhatian pada pemenuhan sarana dan pelayanan pendukung bagi para tamu. Pemkot bersama TNI-Polri dan institusi vertikal mendirikan sejumlah tenda tambahan, penyediaan toilet portable, hingga tempat istirahat gratis di area Alun-Alun Utara dan kantor Kecamatan Pasar Kliwon.
"Tenda-tenda ini untuk melayani kedatangan tamu dan jamaah yang akan mengikuti Haul Solo. Yang lebih penting, kami berkoordinasi dengan rekan-rekan dari TNI-Polri untuk pengamanan dan memastikan kesiapannya dengan baik," ujar Respati.
Selain itu, Pemkot Surakarta mengambil langkah tegas terkait potensi kemacetan dan kepatuhan parkir. Tim gabungan menyiagakan mobil derek di titik-titik rawan serta menerjunkan Satgas Parkir untuk mengawasi ketertiban serta mencegah munculnya tarif di luar ketentuan.
"Kita siapkan derek di setiap titik dan kita siapkan Satgas Parkir untuk memastikan wilayah mana saja yang tarifnya abnormal. Kita sudah kerjasamakan dengan polisi," tambah Wali Kota.
Sementara itu, KPH Eddy Wirabhumi menilai momentum haul yang menghadirkan belasan ribu jamaah ini memerlukan koordinasi manajemen transportasi dan kawasan yang presisi. Selain untuk menjaga sanitasi dan ruang publik, membludaknya jamaah dipandang sebagai peluang besar memutar roda perekonomian warga lokal, khususnya di sektor UMKM, kuliner, dan cinderamata.
Usai puncak perhelatan Haul Habib Ali, rangkaian kegiatan di kawasan Karaton Surakarta masih berlanjut. BRAj. Lung Ayu menyampaikan bahwa keluarga besar PB XII akan menggelar tradisi tahlilan haul PB XII di Siti Hinggil Utara Karaton Surakarta pada Minggu (4/10/2026), dilanjutkan tradisi sadranan ke Pajimatan Imogiri, Bantul, Yogyakarta pada Senin (5/10/2026) yang akan diikuti sekitar 400 kerabat karaton.
Bagikan