BI Solo Gelar Pameran Karya Kreatif Indonesia, Dukung UMKM Soloraya Berdigital Go Global

Kusumawati -Sabtu, 06 Maret 2021 22:41 WIB
Batik Adi Busana, salah satu UMKM batik pewarna alam unggulan (sumber: Soloaja)
SOLO (Soloaja.co) - Bank Indonesia (BI) terus bersinergi mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) 2021. BI yang ditunjuk sebagai sebagai Movement Manager atau pengelola gerakan di bulan Maret ini, melalui 46 Kantor Perwakilan di daerah akan terus bersinergi mengampanyekan Gernas BBI dalam berbagai kegiatan, kegiatan luring mapun daring seperti webinar, onboarding UMKM, showcase, expo, pendampingan, festival kreatif, fashion show, dan business matching. 
 
Seperti gelaran pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) sesi 1 yang digelar di Griya Krida Lumaksa Komplek BI Solo, 3 Maret 2021. Yang mengaburkan perwakilan UMKM unggulan Solo, yakni fashion Batik Riya Solo, Batik Adibusana Sukoharjo, produk makanan Dapur UmiQu Kripik Brownies Legine Solo dan beras organik Perkumpulan Petani Organik Wonoagung (PPOW) Wonogiri.
Singgih Budi Nugroho (BPD Jateng Syariah), Djaka Nur Sahid (BPD Jateng), Ka KPw BI Solo Nugroho Joko Prastowo, Eko Junianto (Ka OJK Solo), Azis Soleh (Ketua Perbarindo).
 
"BI Solo mendorong berbagai program kreatif yang mengedepankan digitalisasi UMKM, untuk mendukung tercapainya 30 juta UMKM terhubung dengan ekosistem digital (onboarding) pada tahun 2023." Kata Kepala Kantor Perwakilan BI Nugroho Joko Prastowo, saat membuka KKI.
 
Program-program tersebut dilakukan antara lain dengan memastikan produk UMKM dalam BBI terjaga kualitas dan kuantitasnya melalui program kurasi, menyelenggarakan berbagai kegiatan baik secara luring maupun daring, memperluas target merchant pengguna QRIS hingga 12 juta merchant pada 2021, dan mengkampanyekan Gernas BBI melalui berbagai kegiatan.
 
Pameran fisik terbatas ini dilaksanakan bersamaan dengan Opening Ceremony Gernas BBI yang dibarengkan dengan Kick Off KKI 2021 pada tanggal 3 Maret 2021 dan dipusatkan di Mandalika Nusa Tenggara Barat (NTB) bertema 
“Eksotisme Lombok” secara hybrid dengan memadukan daring dan luring.
 
Tercatat, Sepanjang tahun 2020 terjadi peningkatan jumlah merchant pengguna QRIS hingga mencapai 5,8 juta merchant dengan 84% diantaranya merupakan usaha berskala mikro dan kecil. Pada tahun 2021, KPwBI Solo kembali akan bersinergi dengan pemerintah dan stakeholder terkait untuk tercapainya UMKM terhubung dengan ekosistem digital (onboarding) melalui program UMKM Virtual Expo 2021 “Soloraya Berdigital Go Global” yang telah dimulai kurasi pada bulan Februari 2021 atas UMKM se-Soloraya. 
 
Kegiatan ini juga merupakan bagian road to KENDUREN UMKM yang merupakan event tahunan KPw BI Solo dalam mendorong kemajuan UMKM Soloraya. KPw BI Solo menyakini kreativitas, digitalisasi, dan sinergi merupakan kunci untuk menciptakan nilai tambah dalam memajukan UMKM sebagai kekuatan baru perekonomian nasional di era digital. 
 
"Ke depan, BI akan selalu berkomitmen untuk terus mengembangkan UMKM agar dapat berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional, serta bersinergi dengan berbagai kementerian dan lembaga." Tandas Nugroho.
Bagikan:

RELATED NEWS